Selasa, 17 Desember 2013

TAK BISA SAYA LUPAKAN



Sudah tak asing lagi bagi saya Lapangan Tembak Gunung Bohong, karena saya dibesarkan di lingkungan ini, yang ga bisa di lupakan di tempat ini, saya pernah ikut latihan nembak alm bokap  saya. 


 Belum di renov, Laptem skiff
 di foto di ketinggian makam Gn Bohong, iseng motret pas nyekar Bokap

Ketika itu saya masih berusia 3,5 tahun sedang berada di depan rumah tidak terawasi oleh pengasuh, karena pengasuh sedang beres-beres di rumah, mama saya mengajar di sekolah. 

Melihat pasukan baret  coklat beberapa kompi, pas di barisan ada alm bokap mau latihan menembak senapan laras panjang, langsung saya mengikutinya dari belakang, saking banyak yang mau latihan berkompi-kompi pasukan baret coklat, saya salah masuk lapang tembak pistol, dan di tanya mau kemana/ nyari siapa? Ya saya sebutkan nama bokaplah, oh salah dek, bokapnya ada di sebelah barat dulu terkenal dengan nama skiff, ditunjukan/diantarnya kesana.... akhirnya ikut latihan nembak berpanas-panasan... 



Joging Track

alm bokap siy cuman bilang, lain kali jangan ikut yah karena panas-panasan latihan nembak itu sampai siang, nanti kulitnya hitam... he he he he ga marah siy cuma ngingetin karena sayang, sebelum jam 12 saya sudah diantarkan pulang, sesudah mengantarkan saya pulang, alm bokap lanjut lagi latihan nembak sampai sore.

 Napak tilas, tempat latihan bokap nembak, kenangan yang tak akan terlupakan


Sekarang Lapangan Tembak ini sudah aga tertata, selain di pakai nembak, sepak bola, balap motor, nyaman untuk berjoging di pagi, siang maupun sore. Kenapa tempat ini, karena tempatnya nyaman bebas dari pedagang, selain itu udaranya sangat segar karena terletak di pegunungan. 

Di Lapangan ini, ada joging track yang menghubungkan dari lapang ke lereng Gunung Bohong, beberapa bulan yang lalu saya mencoba bersepeda ke lapang ini, niatnya siy Cuma mengelilingi lapang yang datar, karena saya memakai sepeda lipat, ujung-ujungyanya nekad menjajal juga naek kelereng gunung dan mengitarinya, lumayan berkeringat juga. 

Melihat status di sosmed teman juga mengatakan nyaman joging di lapangan tembak gunung Bohong udaranya segar bebas dari pedagang, yang mau berolahraga silakan ketempat ini saja, menurut sahabat saya juga  mengatakan begitu. Lapangan ini merupakan tempat Olahrga Favorit : Purnawirawan, Ibu-ibu, Warakawuri, kaum muda/i

JODOH PASTI BERTEMU

Penyanyi : Afgan

Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Jika aku (jika aku) bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu

(jika aku bukan jalanmu)
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Senin, 28 Oktober 2013

NGEBLOG

Siswi SMK yang sedang Prakerin ini sedang membuat Blog, Blog ini di gunakan untuk menjurnal kegiatan selama Prakerin, memudahkan instruktur untuk memantau sejauh mana kecakapan siswi2 yang sedang prakerin.

Minggu, 27 Oktober 2013

AYAM PANGGANG DAUN PANDAN ala Wulan

Kegiatan akhir pekan di isi dengan masak me masak sangat menyenangkan, menu akhir pekan  ini saya membuat ayam panggang daun pandan ala Wulan

Bahan yang di perlukan adalah sebagai berikut


- 500 g dada ayam, potong dadu
- 3 siung bawang putih,  3 siung bawang merah
 - 1 sdm gula pasir
- 1/4 sdt penyedap rasa
- 1 batang kunyit
- 3 iris lengkuas
- 4 lembar daun salam
-Sereh iris-iris/memarkan
-Kecap secukupnya
-Margarine Secukupnya
 -Daun pandan segar secukupnya

Cara membuatnya :

Haluskan  semua bumbu2, masukan ayam yg telah dicuci bersih kedalam wajan/panci lalu masukan bumbu2, irisan lengkuas, sereh, dan daun salam, ungkep selama 35 menit, angkat diamkan sebentar. setelah itu lumuri ayam dengan margarin, kecap hingga merata dan bungkus daun pandan, panggang selama 20 menit, setelah itu angkat, lalu sajikan. Sangat mudah kan??

Selasa, 15 Oktober 2013

Bercocok Tanam di Pekarangan

Memanfaatkan sedikit lahan di pekarangan untuk di tanami berbagai tanaman obat, tentunya sangat banyak manfaatnya, disamping teduh atau rindang, mencegah polusi, jika hasilnya banyak bisa menghasilkan uang buat sekadar nambah-nambah biaya dapur.. he he he he he, sengaja saya menanamnya tidak beraturan di biarkan tumbuh alami.

Seperti Pohon Daun Suji ini, selain digunakan pewarna makanan, ternyata daun suji ini bisa dijadikan sebagai obat dan anti racun juga untuk hiasan atau dekorasi dalam/luar ruang seperti yang saya lihat pada Bank Swasta Nasional di Cimahi menggunakan hiasan tanaman daun suji.


Selain itu sebenarnya daun suji ini dapat pula digunakan sebagai obat tradisional karena adanya getah yang tergandung didalamnya, sehingga mampu untuk mengobati penyakit disentri, beri–beri, kencing nanah, dan nyeri haid.
Untuk Mengobati Beri-beri, Disentri, Nyeri Haid dan Kencing Nanah
Caranya adalah ambil daun suji yang masih segar secukupnya.
Cuci bersih dan tiriskan, siapkan air di panci dan rebus daun tersebut. 
Setelah air mendidih dan menjadi setengah bagian, saring dan dinginkan kemudian siap dinikmati.  penderita Disentri, beri-beri, nyeri haid cukup satu gelas perhari. Penderita Kencing Nanah 2 gelas per hari


Pohon Sirsak
Untuk mengobati bisul :Petiklah daun sirsak yang masih muda kemudian tempelkan pada tubuh terkena bisul.
mengkonsumsi ramuan daun sirsak secara rutin berikut ini manfaatnya: Membantu menyehatkan jantung, Membantu untuk menurunkan kadar gula dalam darah, Membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi, Mampu menghambat pertumbuhan bakteri, Membantu menghambat perkembangan virus dalam tubuh, Membantu menghambat perkembangan parasit, Membantu menghambat pertumbuhan tumor, Membantu merileksasi oto-otot dalam tubuh, Mampu menjadi obat anti kejang, Membantu meredakan nyeri,  Mampu mengobati dan menekan adanya peradangan dalam tubuh, membantu untuk menurunkan demam, Menguatkan saraf, Membantu melebarkan pembuluh darah pada tubuh, membunuh cacing parasait, Menguatkan dan melancarkan pencernaan serta meningkatkan nafsu makan.

Melati, selain harum mewangi, ternyata banyak khasiatnya diantaranya:

Sakit mata 
Ambil 1 genggam daun melati Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan: ditempel pada dahi, apabila sudah kering diganti baru, ulangi sampai sembuh

Demam, Pilek, dan Diare. 
Petik bunga melati 4 gram, teh hijau 4 gram, kapulaga 3 gram, lalu cuci bersih semua bahan, rebus dengan air 1,5 gelas, hingga tersisa 1 gelas. Minum sehari sekali selama 3-7 hari. 

Demam berdarah 
Caranya 
7 lembar daun melati dan 1,25 gram belimbing dalam 250 ml air hingga menjadi 1 gelas air saja. Setelah dingin, saring dan minumkan pada penderita demam berdarah.
Lakukan 3 hari berturut-turut dengan dosis 8 gelas per hari.


 Pohon Pandan
Selain untuk pewangi makanan, daun pandan bisa untuk menghalau tikus dan musang karena ke 2 hewan ini ga suka dengan wanginya, 

Batrawali
Batrawali ini rasanya sangat pahit tapi bermanfaat untuk kesehatan
Manfaatnya adalah: Membersihkan Dan Menguatkan Darah Anti Malaria Anti Radang MenyembuhanLuka Dan Penyakit Kulit Menurunkan Gula Darah Menurunkan Panas Mengatasi Alergi Gatal-Gatal Jerawat Dan Menghaluskan Kulit

Petai Cina/Mlandingan
Daunnya dapat di gunakan sebagai obat eksim, eksim yang telah parah: caranya ambil segemgam daun lalu cuci bersih tumbuk hingga halus setelah itu tempelkan di bagian tubuh yang terkena eksim







Cincau umumnya di gunakan untuk mengobati penyakit panas dalam, selain itu juga cingcau dapat mematikan sel kanker di dalam tubuh

Binahong
Tanaman yang merambat ini bermanfaat untuk menghaluskan kulit wajah dan mengobati : Jerawat, menyebuhkan luka.

Senin, 14 Oktober 2013

KUE TRADISIONAL

Bikin Kue Bugis

Malam takbiran kali ini, menyempatkan diri membuat kue bugis ala saya, he he  he he...Daun pandan, daun suji, daun pisangnya sudah tersedia di pekarangan kediaman tinggal metik saja, bahan-bahannya sudah  beli beberapa hari yang lalu di dekat kantor, maklum setiap hari harus nguli demi menutupi kebutuhan hidup... he he he he he he, pergi pagi pulang sore hari. emang aga terburu-buru, bungkusnya aga kurang maksimal karena berikutnya saya harus bikin kupat, gpp yang penting rasanya uenak. Kue Tradisional sangat ngangenin, ga da salahnya klu kita sesekali membuatnya. Cara membuatnya mudah, begitu juga bahan-bahannya dapat diperoleh di pasar tradisional maupun di swalayan terdekat.

Teringat percakapan istri supir angkot/nyomud-nyomud alias nyonya2 muda, 3 bulan kebelakang, mereka berdua berbincang-bincang dengan temannya yang hendak  pergi kepasar berbelanja bahan-bahan bolu kukus, saya mendengar percakapannya : disuruh tetangganya yang akan syukuran, kata istri supir angkot itu: nolong tetanggalah kita, sekaligus praktek... ya lumayan dapat kursusan gratis di PKK RT, Klu kita bisakan lumayan... next time sapa tau kita ada acara di rumah, pan kita ga usah beli, bisa bikin sendiri, lebih irit !!!!!  ada Benar juga yah

Bahan-bahan membuat bugis :

500 gram tepung ketan putih
1,5 Ons gula merah
gula putih secukupnya
garam secukupnya
150 ml air pandan dan daun suji
minyak goreng secukupnya
Daun pisang

Isi
1 butir kelapa sedang, kupas dan parut
250 gr gula merah
garam secukupnya
150 ml air

Cara membuat :
1. Isi : campur semua bahan, sambil diaduk sampai kalis dan
     dinginkan
2.  Kulit: campur tepung ketan putih, garam, gula putih, air 
     daun suji masukan sedikit demi sedikit 
     dan uleni tambahkan sedikit minyak goreng
3.  Ambil sedikit demi sedikit adonan lalu pipihkan beri isi 
     bentuk, trus bungkus menggunakan daun pisang
 4. Kukus 45 menit dengan api sedang
5.  Sajikan.
        Sangat cucoks bila di sajikan bersama Teh tawar Hangat.

Estimasi biaya membuat kue bugis
1. 1butir kelapa                                Rp  5.000
2. gula merah                                   Rp  1.500
3. tepung ketan  500 gram                Rp  9.400
4. daun pisang                                  Rp  3.000
5. pandan dan daun suji                   Rp  1.000 +
                                                      Rp 19.900 (40 bungkus)
     

Sabtu, 12 Oktober 2013

BERBAHASA SEDERHANA

Beginilah pertemuan setelah di adakannya reuni alumni SMA 96, sepakat alumni  SMA 96 kita mengadakan pertemuan rutin arisan, yang tidak ikut arisan pun boleh hadir, Arisan dilaksanakan secara bergiliran di rumah rekan-rekan, selain mengadakan arisan alumni, pernah mengadakan acara wisata touring ke Situ Patenggang, sering bersilaturahim di rumah rekan-rekan tapi sesekali bersilaturahim di Rukan seperti di bawah ini, pertemuan ini di laksanakan di Rumah Makan Saung Alam Jl Raya Gadobangkong Cimahi, suasana di rukan ini sangat adem karena rindang pepohonan, makananan, minumanya pun menurut saya sangat pas dilidah, harganya sangat terjangkau.



 Pada mau ngumpul di meja ini jadi penuh deh, makannya pada di bawah, he he he



pertemuan ini dihadiri oleh rekan-rekan dari berbagai kelas, Fisika, Biologi, Sosial, yang dahulunya tidak kenal menjadi kenal, biasanya di kegiatannya selain makan bersama juga membicarakan rencana kegiatan yang akan datang, atau membicarakan peluang bisnis, ketika di pertemuan ini saya tidak bawa kamera, kebetulan seorang sahabat/teman sekelas dulu pas sekolah suka ditugaskan oleh saya menjadi Intel atau pengintai (he he he he he) namanya Ricky bekerja di perusahaan Asuransi juga bekerja paruh waktu di media Advertising, sepulang tugas mampir ke tempat ini dengan perlengkapan yang lengkap membawa kamera, lappy alias laptop. Alhamdulillah bisa diabadikan alias di jepret.

Iseng motret pake kamera Ricky, setelah makan melanjutkan perbincangan dan berbicang dengan rekan-rekan yang tidak mengikuti kegiatan ini, mengabarkan melalui sosmed

Ada juga beberapa rekan yang tidak mau ikut pertemuan dikarenakan minder  karena status sosial ekonomi, ada rekan yang merasa sudah berhasil, merasa Levelnya sudah mencapai puncak, sudah tenar, Rekan ini suka mencibir di sosmed, klu mengadakan pertemuan jangan di rumah dunks, di rukan yang berkelas dunks, dengan bahasa-bahasa yang noraknya.... sebaiknya klu tidak mau bergabung jangan melontarkan kata-kata noraks, seharusnya turut mendukung apalagi sudah terbilang sukses, atau bisa mengekposnya. Apabila tidak mau bergabung cukup berbahasa sederhana: maap rekan-rekan saya belum bisa mengikuti pertemuan/silaturahim, mungkin lain waktu, ok semoga sukses ya acaranya.